Pelatihan Presentation Skills di Jatinegara Jakarta Timur Call / WA 0877-7619-2958

Pelatihan Presentation Skills di Jatinegara Jakarta Timur Call / WA 0877-7619-2958

Training Sales Terbaik dan Terlengkap, Pelatihan Sales Marketing, Pelatihan Sales Skills, Pelatihan Salesmanship, Pelatihan Sales Leadership, Pelatihan Sales Management, Pelatihan Sales Supervisor, Pelatihan Sales Manager, Training Selling Skills,  Training Sales Mobil, Training Sales Retail, Training Sales Asuransi, Training Soft Skills, Training Communication Skills, Training Presentation Skills, Training Negotiation Skills, Training Digital Marketing Untuk Salesman, Pelatihan Penjualan

SIKLUS PENJUALAN

Dibalik hasil yang mantap, pasti ada proses yang luar biasa.

Jika anda seorang SALESMAN apakah anda memahami SIKLUS PENJUALAN?

ini kuncinya…!

Fasih mengenai siklus penjualan dan menjalankannya dengan baik akan membuat metode penjualan anda maksimal, proses yang maksimal tentunya akan membuat PENJUALAN anda maksimal.

SIklus Penjualan terdiri dari tiga hal:

  1. PRE SALES
  2. DURING SALES
  3. POST SALES

Di artikel ini saya akan membahas PRE SALES terlebih dahulu,

PRE SALES adalah hal-hal yang harus diperhatikan sebelum melakukan penjualan.

Di dalam pre sales ada Tiga bagian penting yang harus diperhatikan yaitu :

  1. PLANNING
  2. RESEARCH
  3. SET OBJECTIVE

Prospecting adalah langkah awal dalam proses penjualan. Prospek adalah orang yang memiliki kebolehan untuk membeli, yang telah menunjukkan rasa tertarik pada produk atau jasa yang ditawarkan.

Ada dua alasan yang kuat yang mendorong perusahaan harus terus menerus mencari prospek baru:

(1) untuk meningkatkan penjualan; dan

(2) untuk menggantikan konsumen yang tidak lagi membeli produk atau jasa perusahaan.

Untuk lebih jelas mengenai PROSPECTING akan di bahas di video ini:

Apakah anda ingin menjadi seorang PENJUAL YANG HEBAT?

Pahami SIKLUS PENJUALAN!!!

Seperti yang diketahui bersama, kebanyakan PENJUAL adalah orang lapangan dan lebih bersifat eksekutor.

Beberapa hal yang harus lebih diperhatikan dan dikembangkan adalah mengenai strategi & perencanaan.

Mungkin bagi sebagian PENJUAL  hal ini bersifat terlalu teoritis, namun percayalah dibalik hasil yang maksimal selalu ada system  yang baik.

Jadi apa saja yang harus disiapkan di fase PRE SALES?

PLANNING

Apakah anda mengenal Prinsip Pareto yang juga dikenal sebagai aturan 80-20? Prinsip pareto menyatakan bahwa untuk banyak kejadian, sekitar 80% daripada efeknya disebabkan oleh 20% dari penyebabnya.

 Pelatihan Presentation Skills di Jatinegara Jakarta Timur Call / WA 0877-7619-2958

Dalam implementasinya, prisip 80/20 ini dapat diterapkan untuk hampir semua hal:

    • 80% dari keluhan pelanggan muncul dari 20% dari produk atau jasa.
    • 20% dari tenaga penjualan memproduksi 80% dari pendapatan perusahaan.
    • 20% dari cacat sistem menyebabkan 80% masalah.

Ada 20% customer kita yang memberikan 80% kontribusi terhadap pendapatan kita, artinya 80% target kita terpenuhi oleh 20% customer kita.

Setelah kita mengetahui Prinsip Pareto apakah yang bisa kita lakukan? Listing semua pelanggan anda dan identifikasi siapa saja “pareto” anda. Setelah itu Fokuskan & Habiskan lebih banyak energy, pikiran dan waktu dengan “pareto” kita itu.

Setelah mengenal konsep pareto, seorang sales harus mengenal Put First Things First, yaitu salah satu HABIT yang harus dimiliki. Put First Things First adalah bagian dari 7 HABIT yang diperkenalkan oleh Stephen R. Covey info lengkap bisa dilihat di Tujuh Kebiasaan Manusia yang Sangat Efektif

 Pelatihan Presentation Skills di Jatinegara Jakarta Timur Call / WA 0877-7619-2958

 

RESEARCH:

Research the customer

Ketahui dan lakukan riset terhadap customer anda. Kenali lebih jauh siapa customer anda? siapa decision maker nya? Sangat disarankan untuk bisa bertemu langsung dengan decision maker nya agar tidak terlalu membuang waktu anda.

Ketahui lebih banyak tentang bisnis mereka. Sudah berapa lama mereka berada di bisnis tersebut? Siapa kompetitor mereka? Bagaimana kondisi perusahaannya saat ini? Dan siapkan berbagai pertanyaan lainnya agar dapat memudahkan proses penjualan anda.

Research the product

Ketahui produk yang anda jual sampai detail nya. Ketahui kekuatan & kelemahan dari produk anda! Bagaimana dengan produk kompetitor anda? Apa yang kompetitor miliki tapi tidak kita miliki? Bermain di segmen manakah kita? Siapa saja customer yang paling tepat dengan produk anda?

Dengan mengenal produk anda sendiri maka anda akan lebih percaya diri dan dapat menjawab berbagai pertanyaan yg diajukan kostumer anda sehingga Anda dapat dengan mudah menyesuaikan kebutuhan customer anda.

Research the relationship

Ketahui histori hubungan antara perusahaan anda dengan perusahaan klien anda.(sangat bagus jika anda dibantu software database customer seperti misalnya CRM). Mengetahui kapan terakhir kontak dengan klien anda dan sampai dimana report nya serta siapa yang menanganinya akan sangat membantu proses penjualan anda.

Pastikan hubungan tersebut terjalin dengan baik, seperti layanan purna jual yang baik dan layanan customer service yang memuaskan, sehingga tidak akan menjadi kendala penjualan selanjutnya.

 

SET OBJECTIVE

Semua sales di industry manapun pastinya memiliki target penjualan yang harus dicapai. Namun tidak semua sales mampu mencapai 100% sesuai target dan kondisi ini biasanya disebabkan oleh banyak faktor.

Gagal menentukan TARGET diawal adalah satu penyebabnya. Mengapa target dapat mempengaruhi RESULT? Karena banyak sales membuat rencana penjualan hanya agar membuat manager / atasan nya happy saja.

Menulis angka yang kadang tidak berdasar kepada apapun bahkan biasanya bersifat hanya keinginan semata.

Membuat target harus spesifik dan terukur dan di analisa berdasarkan beberapa hal misalnya data penjualan yang lalu, potensi penjualan berdasarkan hasil tracking di CRM dan beberapa sales meeting serta negosiasi yang sedang dijalani.

Teknik SMART ( spesifik, measurable,agree, realistic, timelined) akan sangat

membantu dalam proses SET OBJECTIVE ini.

 Pelatihan Presentation Skills di Jatinegara Jakarta Timur Call / WA 0877-7619-2958

Berikut ini adalah contoh penggunaan Tehnik SMART:

Agar mengetahui siapa yang berpengaruh dan pengambil keputusan dalam

penjualan/pembelian produk X, maka:

WHO – Siapa yang mensuplai

WHAT budget – Berapa budget yang mereka miliki

WHEN – Kapan mereka akan menyetok kembali

HOW – Berapa lama pemakaian tiap batch pesanan (agar anda tahu waktu untuk masuk)

Dapatkan persetujuan mereka untuk beli uji coba dengan memesan produk sebanyak minimum 10 unit, beri sample produk dan dapatkan jadwal meeting follow-up dengan kepala pembelian (head of procurement) akhir bulan Maret (Timelined).

Specific : Mengetahui siapa, berapa, kapan, berapa lama (5Wh Qs+ How)

Measurable : Terukur berapa budget, kapan menyetok kembali (uang dan waktu)

Achievable : Mengetahui lamanya pemakaian tiap batch agar tahu kapan anda bisa masuk.

Relevant / Realistic : Mengetahui kapan perusahaan tsb butuh untuk menyetok, hingga bisa mempersiapkan waktu untuk menyuplai, memberikan sample agar klien bisa mencoba produk.

Timely : Mengetahui kapan jadwal untuk follow up dengan kepala procurement.

 Pelatihan Presentation Skills di Jatinegara Jakarta Timur Call / WA 0877-7619-2958

Setelah  memahami PRE SALES, mari kita simak terlebih dahulu 8 kategori salesman menurut artikel Harvard Business Review:

Narator : Salesman yang masih melihat brosur kalau ditanya pembeli,yang penting dijawab. Paling tidak bisa berjualan.

Focuser : Salesman yang mengerti produk tetapi terlalu terfokus kepada produknya dan tidak mendengarkan pelanggan.

Socializer : Salesman yang menyenangkan saat berbicara, mengobrol terlalu banyak tapi tidak pernah bisa closing.

Story teller : Salesman yang meyakinkan dengan banyak bukti tetapi tidak fokus dengan apa yang dijual dan membuat calon pembeli merasa binggung.

Aggressors : Salesman yang agresif dan langsung ingin mengajak bernegosiasi, biasa berjualan tapi sering bikin pelanggan kesal.

Consultant : Jenis Salesman ini sangat baik dalam memecahkan masalah pelanggan, mengerti keinginan pelanggan namun hanya melihat dari satu dimensi saja.

Closer : Salesman yang professional, hebat dalam mengatasi keberatan pelanggan tetapi motivasi sering tidak stabil.

Expert : Salesman yang produktif, membuat pelanggan senang dengan selling skill dan relationship skill yang baik, inilah salesman tipe bintang.

Anda termasuk tipe mana????

Salam Happy Selling!!!

Dapatkan Training berkualitas dari trainer yang berpengalaman mengajar di berbagai perusahaan dan di berbagai industry dengan Materi kualitas international yang up to date dan tepat sasaran, training yang menarik disertai berbagai aktivitas pendukung… studi kasus, games, ice breaker, energizer, dan story telling yang mengesankan sudah kami siapkan untuk kebutuhan anda…

Silahkan Hubungi kami:

WA: 087776192958

Terima Kasih.

Pelatihan Presentation Skills di Jatinegara Jakarta Timur Call / WA 0877-7619-2958

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *